By Andi Jumardi at Sabtu, 25 April 2026

Pascasarjana PTIQ Jakarta Gelar Pelatihan OBE untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

Jakarta – Di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah, evaluasi kurikulum menjadi sebuah keniscayaan dalam pendidikan tinggi. Kurikulum tidak lagi dipandang sebagai dokumen statis, melainkan sebagai sistem dinamis yang harus senantiasa diperbarui agar tetap relevan, adaptif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten. Oleh karena itu, pendekatan berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE) menjadi salah satu strategi penting dalam memastikan bahwa proses pembelajaran benar-benar berorientasi pada capaian yang terukur dan berdampak.

Menjawab tantangan tersebut, Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari strategi transformasi pendidikan tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen Pascasarjana serta seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi) S2 dan S3 di lingkungan Pascasarjana.

Pelatihan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Darwis Hude, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penerapan kurikulum berbasis luaran (outcome-based) untuk meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Made Saihu, serta Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Susanto. Kehadiran pimpinan universitas menunjukkan komitmen kuat institusi dalam mendorong inovasi kurikulum dan peningkatan mutu akademik.

Sebagai narasumber, panitia menghadirkan pakar di bidang kurikulum dan pendidikan tinggi, yakni Prof. Dr. Fajri Ismail dari UIN Raden Fatah Palembang dan Yusuf Nalim, S.Si., M.Si., dosen dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dalam paparannya, para narasumber menekankan bahwa pendekatan OBE tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi lebih pada hasil nyata yang harus dicapai mahasiswa sesuai profil lulusan.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, praktik penyusunan kurikulum, serta simulasi implementasi OBE dalam program studi. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama dalam merancang capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan visi Universitas PTIQ Jakarta sebagai perguruan tinggi yang unggul berbasis Al-Qur’an. Khususnya bagi Pascasarjana, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong kemajuan yang lebih signifikan ke depan, baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas akademik, maupun dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga berkarakter Qur’ani dan berdaya saing global.