By Assoc. Prof. Dr. Ahmad Zain Sarnoto, M.A.,M.PdI. at Kamis, 08 Oktober 2026

MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM STUDI DOKTOR (S3) ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR

Jakarta — Unit Penjaminan Mutu (UPM) Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta menyelenggarakan rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Program Studi Doktor (S3) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu internal serta peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Unit Penjaminan Mutu Pascasarjana, Dr. Ahmad Zain Sarnoto, bersama Tim Penjaminan Mutu. Turut hadir Ketua Program Studi Doktor Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Muhammad Hariyadi, M.A., yang berpartisipasi dalam pembahasan evaluasi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di lingkungan program studi.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada evaluasi perencanaan, pelaksanaan, capaian, dokumentasi, serta keberlanjutan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Monitoring dan evaluasi ini diarahkan untuk memastikan bahwa pelaksanaan PkM selaras dengan visi dan misi Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, khususnya dalam pengembangan keilmuan Al-Qur’an dan Tafsir yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan nilai-nilai keislaman, dan penerapan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan umat.

Selain itu, evaluasi mencakup beberapa aspek penting, antara lain kesesuaian kegiatan dengan peta jalan pengabdian kepada masyarakat, keterlibatan dosen dan mahasiswa, kelengkapan laporan kegiatan, luaran pengabdian, serta dampak dan manfaat program bagi masyarakat.

Ketua Unit Penjaminan Mutu, Dr. Ahmad Zain Sarnoto, menekankan pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan sebagai instrumen peningkatan mutu akademik. Melalui evaluasi tersebut, setiap kegiatan pengabdian diharapkan memiliki indikator capaian yang jelas, bukti pelaksanaan yang terdokumentasi, serta tindak lanjut yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Ketua Program Studi S3 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Muhammad Hariyadi, M.A., memberikan perhatian terhadap pentingnya penguatan keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian berbasis keilmuan Al-Qur’an dan Tafsir. Pengembangan program PkM diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pemahaman keagamaan, literasi Al-Qur’an, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Unit Penjaminan Mutu bersama Program Studi S3 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mendorong penguatan tata kelola pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas luaran, serta penyempurnaan sistem dokumentasi dan pelaporan kegiatan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penerapan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta.

Dengan terlaksananya monitoring dan evaluasi tersebut, diharapkan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada Program Studi Doktor Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semakin berkualitas, terarah, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta kemaslahatan masyarakat