Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta. Pasangan suami istri, Nurodin dan Milahtul Latifah, berhasil meraih gelar Doktor (Dr.) secara bersamaan setelah sukses menjalani Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir pada Kamis (9/7/2026). Keduanya dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude (dengan pujian) setelah memperoleh nilai maksimal dari dewan penguji.
Sidang promosi doktor berlangsung secara khidmat di hadapan dewan penguji yang terdiri atas para profesor dan pakar di bidang Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Darwis Hude, M.Si. selaku Ketua Sidang.
Adapun dewan penguji yang hadir dalam sidang tersebut adalah Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, Prof. Dr. Nur Arfiyah Febriani, M.A., Assoc. Prof. Dr. Akhmad Shunhaji, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Hariyadi, M.A., serta Assoc. Prof. Dr. Ahmad Zain Sarnoto, M.A., M.Pd.I. yang bertugas sebagai Sekretaris Sidang sekaligus anggota dewan penguji.
Sepanjang sidang berlangsung, kedua promovendus mampu mempresentasikan hasil penelitian disertasinya secara komprehensif serta menjawab berbagai pertanyaan, kritik, dan pendalaman dari para penguji dengan argumentasi yang ilmiah, sistematis, dan didukung oleh penguasaan metodologi penelitian yang kuat. Atas capaian tersebut, dewan penguji secara bulat menetapkan Nurodin dan Milahtul Latifah lulus dengan predikat Cum Laude, sebuah penghargaan akademik tertinggi yang diberikan kepada lulusan dengan prestasi istimewa.
Ketua Sidang, Prof. Dr. Darwis Hude, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian akademik kedua promovendus. Menurutnya, keberhasilan pasangan suami istri meraih gelar doktor secara bersamaan merupakan bukti bahwa semangat belajar, disiplin, dan ketekunan dalam menuntut ilmu akan menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Zain Sarnoto, M.A., M.Pd.I., selaku Sekretaris Sidang, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar kedua promovendus, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa pascasarjana lainnya.
"Keberhasilan Bapak Nurodin dan Ibu Milahtul Latifah menunjukkan bahwa dukungan keluarga, komitmen terhadap pengembangan ilmu, serta ketekunan dalam penelitian mampu melahirkan prestasi akademik yang luar biasa. Meraih gelar doktor secara bersamaan dengan predikat Cum Laude tentu menjadi teladan bagi generasi akademisi berikutnya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir," ujarnya.
Momentum ini menjadi catatan istimewa bagi Program Studi Doktor Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta. Tidak hanya karena keberhasilan dua promovendus menyelesaikan studi pada waktu yang sama, tetapi juga karena keduanya berhasil mencapai prestasi akademik tertinggi melalui dedikasi, integritas, dan kualitas penelitian yang mendapat apresiasi penuh dari dewan penguji.
Keberhasilan pasangan doktor tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika Universitas PTIQ Jakarta untuk terus meningkatkan budaya riset, memperkuat tradisi akademik, serta menghasilkan karya-karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan studi Al-Qur'an dan Tafsir serta menjawab berbagai persoalan umat di era kontemporer.
Sebagai perguruan tinggi yang mengusung keunggulan berbasis Al-Qur'an, Universitas PTIQ Jakarta terus berkomitmen melahirkan doktor-doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan dedikasi dalam mengembangkan keilmuan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Selamat kepada Dr. Nurodin dan Dr. Milahtul Latifah atas capaian luar biasa ini. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang luas bagi umat, bangsa, dan kemajuan peradaban keilmuan Islam.