By Andi Jumardi at 09 Dec 2018

Dilema Fatwa Ulama

Dosen Program Pascasarjana Institu PTIQ Jakarta, Dr. Mulawarman Hannase, MA. Hum., menjadi moderator di dalam acara International Conference on Fatwa yang diadakan oleh MUI DKI Jakarta pada 20-22 Juli 2018 di Hotel Santika TMII Jakarta. Hadir sebagai pembicara adalah Dr. Sulaiman al-Najjar (Arab Saudi), Prof. Dr. Ahmad Ruwasyda (Yordania), Prof. Dr. Ahmad Tamim (Ukraina), dan Prof. Dr. Abdurrazak Abdurrahman Sa’di (Rusia).

Salah satu rekomendasi penting dari Konferensi tersebut adalah bahwa saat ini di dunia Islam ada desakan dari dari arus politik nasiona dan internasional yang hendak segera direspon. Dalam hal ini, ulama kadang terjebak untuk terburu-buru memberikan respon fatwa terhadap urusan politik tanpa kajian mendalam, terutama dari sisi kemaslahatan manusia. Dampak dari fatwa terburu-buru tersebut tidak main-main karena menjadi panutan umat Islam dan jika tidak memperhatikan kemaslahatan manusia, maka kemanusiaan lah yang akan menjadi korban. Beberapa negara dengan mayoritas umat Islam telah mengalami hal itu dan jangan sampai terjadi di negara-negara lain.